3 Contoh Dialog Expressing Like and Dislike

3 Contoh Dialog Expressing Like and Dislike – Expressing like adalah ungkapan yang digunakan untuk mengungkapkan kesukaan terhadap sesuatu atau seseorang. Sedangkan dislike adalah kebalikannya, dislike digunakan untuk mengungkapkan ketidaksukaan.

Kata-kata untuk mengungkapkan kesukaan (like):

  • I like…
  • I really like…
  • I love…
  • I enjoy..
  • I fond of…

Kata-kata untuk mengungkapkan ketidaksukaan (dislike):

  • I dislike..
  • I don’t like..
  • I hate…
  • I am sick of…
  • I can’t stand…
  • I can’t bear…

Contoh Dialog Expressing Like and Dislike:

Contoh 1:

Dian: What do you want to eat Lisa?

(Kamu mau makan apa Lisa?)

Lisa: I want to eat vegetables salad.

(Aku ingin makan salad sayur-sayuran.)

Dian: You like vegetables?

(Kamu suka sayur-sayuran?)

Lisa: Of course I like it. Don’t you like it?

(Tentu saja aku menyukainya. Memangnya kamu tidak?)

Dian: No. I don’t like vegetables. It tasted bad.

(Tidak. Aku tidak suka sayuran. Rasanya tidak enak.)

Lisa: No way. Vegetables are delicious.

(Tidak mungkin. Sayuran itu enak.)

Dian: It’s for you. But for me, it is not.

(Itu bagimu. Tapi bagi saya, sayuran tidak enak.)

BACA JUGA:

Contoh 2:

Yudi: I love being here. This place is so comfortable. Far from city crowded, really cozy.

(Saya suka berada disini. Tempat ini sangat nyaman. Jauh dari keramaian kota, sangat tenang.)

Reni: But I don’t like it here.

(Tapi aku tidak suka berada di sini.)

Yudi: Why? This place is so good.

(Kenapa? Tempat ini sangat bagus.)

Reni: It is good for you. Not for me. There is no place to hang out. No mall, no movie theater, nothing.

(Bagus bagimu. Tidak bagiku. Tidak ada tempat untuk jalan-jalan. Tidak ada mal, tidak ada bioskop, tidak ada apapun.)

Yudi: Oh come on Reni. We are here only for a week, to clear our mind.

(Oh ayolah Reni. Kita hanya di sini seminggu, untuk menenangkan pikiran.)

Reni: Yeah. I hope a week would be over soon.

(Ya. Saya harap seminggu akan segera berakhir.)

Contoh 3:

Ardi: Wow! That’a a good painting Tyo.

(Wow! Itu lukisan yang indah Tyo.)

Tyo: Really?

(Benarkah?)

Ardi: Yes of course. I don’t know that you like to paint.

(Ya tentu saja. Saya tidak tahu kalau kamu suka melukis.)

Tyo: I like it since I was in elementary school.

(Saya menyukainya sejak sekolah dasar.)

Ardi: Oh, really? Unfortunately, I hate to paint.

(Oh, benarkah? Sayangnya, saya tidak suka melukis.)

Tyo: Why?

(Kenapa?)

Ardi: My painting is awful. I always get low score for my painting when I was in school.

(Lukisan saya buruk. Saya selalu mendapat nilai yang rendah untuk lukisan saya waktu masih sekolah.)

Tyo: But you don’t need to hate it. Maybe your skill is not in painting. Maybe something else.

(Tapi kamu tidak perlu membencinya. Mungkin keahlianmu bukan melukis. Mungkin sesuatu yang lain.)

Ardi: Yes you are right. I love to dance. I am very fond of it.

(Ya kamu benar. Saya suka menari. Saya sangat menyukainya.)

Tyo: See? That’s what I am talking about.

(Benarkan? Itu saya maksud.)

MATERI LAINNYA  3 Contoh Dialog Expressing Warning