4 Contoh Dialog Expressing Disagreement

4 Contoh Dialog Expressing Disagreement – Disagreement memiliki arit tidak setuju. Expressing agreement berarti mengungkapkan ketidaksetujuan terhadap suatu hal. Ada beberapa cara untuk mengungkapkan persetujuan dalam bahasa Inggris. Di bawah ini adalah beberapa ungkapan yang bisa digunakan untuk mengungkapkan persetujuan. (Baca Juga : Contoh Dialog Expressing Agreements )

  • I disagree

  • I don’t think so

  • I don’t like your idea

  • I don’t think it is a good idea

  • I can’t go along with that

  • dll.

Contoh Dialog Expressing Disagreement:

Contoh 1:

Dian: Yuli, what do you think about the concert last night?

(Yuli, apa pendapatmu tentang konser kemarin malam?)

Yuli: I think it was a great concert.

(Saya rasa itu adalah konser yang bagus.)

Dian: Really?

(Benarkah?)

Yuli: Yes. Why?

(Iya. Kenapa?)

Dian: I don’t think so. The concert was bad.

(Saya tidak sependapat. Konsernya buruk.)

Yuli: Why do you think so?

(Kenapa kamu berpikir begitu?)

Dian: The vocalist was not in his best performance. His voice often missed the music. I was not enjoying the band performance.

(Vocalisnya tidak dalam kondisi terbaiknya. Suaranya sering fals. Saya tidak menikmati penampilan bandnya.)

Yuli: Emm.. I don’t know. I didn’t pay attention to his voice. I was just enjoying the music.

(Emm.. Saya tidak tahu. Saya tidak memperhatikan suaranya. Saya hanya menikmati musiknya.)

BACA JUGA:

Contoh 2:

Doni: Rani, tomorrow is my girlfriend’s birthday. What do you think I should give her as a gift?

(Rani, besok adalah ulang tahun pacar saya. Menurut kamu apa hadiah yang sebaiknya saya berikan padanya?)

Rani: How about a doll?

(Bagaiman jika sebuah boneka?)

Doni: I don’t think it is a good idea, because she is allergic to fury.

(Saya rasa itu bukan ide yang bagus, karena dia alergi pada bulu.)

Rani: Emm.. maybe you can give her flowers and chocolate?

(Emm.. mungkin kamu bisa memberikan bunga dan coklat?)

Doni: Flowers and chocolate? Do you think she will like it?

(Bunga dan coklat? Apa kamu pikir dia akan menyukainya?)

Rani: Yeah. Girls like flowers and chocolate. I know it because I am a girl.

(Ya. Perempuan suka bunga dan coklat. Saya tahu karena saya seorang perempuan.)

Doni: Okay. Thank you Rani.

(Oke. Terima kasih Rani.)

Rani: Never mind.

(Sama-sama.)

Contoh 3:

Lisa: Rio, what do you think if we make a website about fashion?

(Rio, apa pendapatmu jika kita membuat website tentang fashion?)

Rio: I can’t go along with that.

(Saya rasa saya tidak bisa.)

Lisa: Why?

(Kenapa?)

Rio: I don’t really interested in fashion. How about a traveling website?

(Saya tidak terlalu tertarik pada fashion. Bagaimana jika website tentang perjalanan?)

Lisa: I disagree. I seldom traveling, I don’t know a lot of good places.

(Saya tidak setuju. Saya jarang jalan-jalan. Saya tidak tahu banyak tempat-tempat bagus.)

Rio: How if a website for each of us? So you can make your own fashion website, and I can make my own traveling website.

(Bagaimana jika website untuk masing-masing dari kita? Jadi kamu bisa membuat websitemu sendiri tentang fashion, dan saya bisa membuat website saya sendiri tentang jalan-jalan.)

Lisa: Okay then.

(Baiklah kalau begitu.)

Contoh 4:

Geri: Fira, do you have any suggestion for my script?

(Fira, apa kamu punya saran untuk skripsi saya?)

Fira: I think you need to add more theories for your script.

(Saya rasa kamu perlu menambahkan lebih banyak teori untuk skripsimu.)

Geri: I don’t think so. I already add too much theories for my script.

(Saya tidak sependapat. Saya sudah menambahkan banyak teori untuk skripsi saya.)

Fira: How about the discussion?

(Bagaimana jika diskusinya?)

Geri: Is there any problem with my discussion?

(Apa ada masalah dengan diskusi saya?)

Fira: I think your discussion is too short.

(Saya rasa diskusi kamu terlalu pendek.)

Geri: Really? Okay then, I will elaborate my discussion.

(Benarkah? Baiklah kalau begitu, saya akan menambah diskusi saya.)

MATERI LAINNYA  5 Contoh Dialog Expressing Sadness