Pengertian dan 6 Contoh Kalimat Elliptical Construction

Pengertian dan 6 Contoh Kalimat Elliptical Construction – Elliptical construction adalah penggabungan 2 kalimat agar menjadi lebih pendek tanpa mengubah makna kalimat tersebut. Kalimat yang digabungkan ini biasanya memiliki bagian yang memiliki kesamaan. Penggabungan ini bertujuan untuk menghindari pengulangan kata kerja yang sudah disebutkan sebelumnya. Dengan cara ini maka kalimat akan menjadi lebih efektif.

  1. Penggunaan ‘Too’ dan ‘So’

Too dan so digunakan ketika dua kalimat positif memiliki predikat, objek, serta keterangan/ pelengkap yang sama.

Rumus:

Subject + verb/tobe + object/ complement + and + subject + auxiliary + too

Subject + verb/tobe + object/ complement + and + so + auxiliary + subject

Contoh kalimat:

  • I will attend the meeting. Rina will attend the meeting.

(Saya akan menghadiri rapat. Rina akan menghadiri rapat.)

Menjadi:

I will attend the meeting and Rina does too.

I will attend the meeting and so does Rina.

(Saya akan menghadiri rapat begitu pula Rina.)

  • She wants to eat ice cream. I want to eat ice cream.

(Dia ingin makan es krim. Saya ingin makan es krim.)

Menjadi:

She wants to eat ice cream and I do too.

She wants to eat ice cream and so do I.

(Dia ingin makan es krim begitu pula saya.)

  1. Penggunaan ‘Either’ dan ‘Neither’

Either dan neither digunakan ketika dua kalimat negatif memiliki predikat serta keterangan/ pelengkap yang sama.

Rumus:

Kalimat negatif + and + subject + negative auxiliary/ be + either

Kalimat negatif + and + neither + positive auxiliary/ be + subject

Contoh kalimat:

  • Kiki can not go anywhere. Lisa can not go anywhere.

(Kiki tidak bisa pergi kemanapun. Lisa tidak bisa pergi kemanapun.)

Menjadi:

Kiki can not go anywhere and Lisa can not either.

Kiki can not go anywhere and neither can Lisa.

(Kiki tidak bisa pergi kemanapun begitu pula Lisa.)

  • Sinta is not smart. Doni is not smart.

(Sinta tidak pintar. Doni tidak pintar.)

Menjadi:

Sinta is not smart and Doni is not either.

Sinta is not smart and neither is Doni.

(Sinta tidak pintar begitu pula Doni.)

  1. Penggunaan ‘But’

But digunakan untuk menggabungkan dua kalimat yang berlawanan yang memiliki tenses yang sama.

Contoh:

  • I can speak English well. Dina can not speak English well.

(Saya bisa berbahasa Inggris dengan baik. Dina tidak bisa berbahasa Inggris dengan baik.)

Menjadi:

I can speak English well but Dina can not.

(Saya bisa berbahasa Inggris dengan baik tapi Dina tidak bisa.)

  • Fia doesn’t like sea food. I like sea food.

(Fia tidak suka makanan laut. Saya suka makanan laut.)

Menjadi:

Fia doesn’t like sea food but I do.

(Fia tidak suka makanan laut tapi saya suka.)

MATERI LAINNYA  Pengertian dan 15 Contoh Kalimat Complex Sentence