Pengertian dan 8 Contoh Kalimat Summative Modifier

Pengertian dan 8 Contoh Kalimat Summative Modifier

Pengertian dan 8 Contoh Kalimat Summative Modifier – Summative modifier adalah modifier yang diletakkan di akhir kalimat yang berfungsi untuk menyimpulkan dan menambahkan informasi kalimat sebelumnya. Summative modifier biasanya berbentuk noun phrase (frasa kata benda).

Untuk menghubungkan main clause dan summative modifier maka digunakan tanda baca (punctuation) dash (-) atau koma (,). Dalam membentuk summative modifier, kita perlu menentukan terlebih dahulu mana noun yang mewakili keseluruhan main clause. Noun tersebut dimodifikasi menggunakan relative clause.

Contoh Kalimat Summative Modifier :

  1. Different writer use different language style in their writing, a way that will make their writing more beautiful.

(Penulis yang berbeda menggunakan gaya bahasa yang berbeda dalam tulisan mereka, sebuah cara yang akan membuat tulisan mereka lebih indah.)

  1. Micro-organisms decompose organic matter in the soil and release plant nutrients, a process which occur particularly rapidly in an oxidised soil under tropical conditions of warmth and humidity.

(Mikro organisme menguraikan bahan organik di dalam tanah dan melepaskan nutrisi tanaman, sebuah proses yang terjadi lebih cepat terutama di dalam tanah teroksidasi di bawah kondisi tropis yang hangat dan lembap.)

  1. Communities of practice have established a shared repertoire of stories, languages, artifacts, rituals—put simply, a culture.

(Komunitas praktisi telah menetapkan sebuah cerita sandiwara yang bisa dibagikan, bahasa, artefak, ritual—secara sederhana, disebut sebuah budaya.)

  1. He spent more than 100.000 dolars to buy a great house for his parents, money that was worth spent.

(Dia menghabiskan lebih dari 100.000 dolar untuk membeli sebuah rumah yang bagus untuk orangtuanya, uang yang di habiskan dengan baik.)

  1. The flower has big petals, bright color, nice fragrance—in a word, beautiful.

(Bunga itu memiliki kelopak yang besar, warna yang cerah, berbau wangi—satu kata, indah.)

  1. When your heart is beating fast, you cheeks turn red, and you can’t say a word in front of someone, a condition that called falling in love.

(Ketika hatimu berdegup kencang, pipimu merona, dan kamu tidak bisa mengatakan sepatah katapun di depan seseorang, suatu keadaan yang disebut jatuh cinta.)

  1. She spent her life with sleeping, eating, playing, time that was wasted in vain.

(Dia menghabiskan hidupnya dengan tidur, makan, bermain, waktu yang dihabiskan secara sia-sia.)

  1. Economic changes have increase Indonesian population to more than 200.000.000 people, a demographic event that will have serious social implications.

(Perubahan ekonomi telah meningkatkan populasi di Indonesia menjadi lebih dari 200.000.000 jiwa, sebuah kondisi demografi yang akan memiliki akibat serius bagi keadaan sosial.)

Dapat disimpulkan bahwa, summative modifier adalah modifier yang diletakkan di akhir kalimat berfungsi untuk menyimpulkan dan menambahkan informasi kalimat sebelumnya. Cara untuk membentuk summative modifier yaitu dengan menentukan terlebih dahulu mana noun yang mewakili keseluruhan main clause, lalu dimodifikasi dengan relative clause.

Loading...
MATERI LAINNYA  Perbedaan dan Contoh Kalimat antara Click dan Clique